Cerpen-Dibalik Lensa Menyimpan Sejuta Rasa
Langit sore mulai memerah saat Fiyya menyiapkan kameranya menangkap momen terakhir matahari sebelum tenggelam di balik cakrawala. Dia menghela napas panjang, menikmati suasana senja di Pantai Parangtritis favoritnya. Pikirannya penuh dengan untaian yang tak dapat diungkapkan, namun ada sekelebat bayangan yang ia tak bisa berhenti memikirkannya. Siapa lagi kalau bukan bayangan Rasyid, sahabatnya. Fiyya selalu berusaha untuk melupakan sahabatnya tersebut, namun semakin ia mencobanya, semakin kuat pula bayangan itu hadir di kepala Fiyya. Rasyid adalah sahabatnya sejak kecil. Seorang ahli IT yang cerdas, humoris, dan selalu ada di saat Fiyya membutuhkan. Mereka berbagi mimpi, tawa, dan kadang juga air mata. Fiyya selalu merasa aman ketika bersamanya, hingga tanpa ia sadari, perasaan itu tumbuh menjadi sesuatu yang lebih dari sekadar persahabatan. Namun, Rasyid tidak pernah tahu, apalagi menyadarinya. Bagaimana mungkin dia bisa tahu, jika setiap kali berada di dekatnya, F...